BULLSHIT IN HALONG !

Panggil saja SS. Lelaki pengikut angin. Menyukai berdiam dan berjalan sendiri, bintang, warna biru, kopi dan kata-kata. Tidak suka hujan.

30 Juli 2016

Jam 09.00 pagi aku sudah standby di agen tour menunggu pick up dari operator tur. Tak lama kemudian minibus berkapasitas 15 orang datang dengan sopir yg rada sengak dan ugal-ugalan, stereotype khas sopir Vietkong siap mengantar kami ke Teluk Halong.

    

Teluk Ha Long adalah sebuah teluk seluas ±1.500 km² di sebelah utara Vietnam dengan garis pantai sepanjang 120 km. Teluk ini berada di dalam teluk Tonkin dekat perbatasan dengan Republik Rakyat Tiongkok, berjarak sejauh 170 km dari Hanoi. Dalam bahasa Vietnam,Teluk Ha Long—berarti "Teluk naga yang sedang turun"

Sejak tahun 1994, Teluk Halong ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Kemudian pada tahun 2012, teluk tersebut menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia versi New 7 Wonders Foundation.

Teluk ini terdiri dari 1.969 pulau-pulau batu kapur yang menjulang secara spektakuler dari laut. Beberapa pulau memiliki sejumlah besar gua. Hang Đầu Gổ (Gua Pasak Kayu) adalah gua terbesar di wilayah Ha Long. Turis Perancis yang mengunjunginya pada akhir abad ke-19 menamainya Grotte des Merveilles. Tiga buah ruangan guanya mengadung sejumlah besar stalaktit dan stalagmit.

                                                                        
Kota Ha Long merupakan ibukota dari provinsi Quang Ninh yang terletak sekitar 160 KM sebelah timur laut Ha Noi. Perjalanan ke kota Ha Long ditempuh selama lebih kurang 4 jam dan sebelumnya minibus sempat transit ke sebuah showroom industri yang mempekerjakan penyandang dissabilitas untuk produk kriya. Di bagian lain toko tersebut kita bisa lihat dan beli produk kriya yang beraneka macam ukuran, bentuk dan harga.  Toko ini amat luas, demikian juga dengan halamannya untuk toilet break dan nge-teh/ngopi dulu. Toko ini menjual berbagai macam kriya, buku-buku, post card, serta makanan dan minuman ringan. Kunjungan ke lokasi ini tampaknya sudah terjadwal, hampir seluruh bus wisata mampir di toko ini untuk blanja blanji. Aku mah cukup window shopping saja...mahal!

Penyandang Disabilitas
 
        Ketelitian ketekunan Dissabilitas

Sekitar pukul 12 siang kami tiba di kota Ha Long dan langsung diantar menuju dermaga di bibir Teluk Ha Long. Oh ya untuk masuk ke kawasan ini pengunjung harus membayar tiket masuk sebesar VND 40,000  namun aku tidak perlu membayar lagi karena sudah termasuk dalam paket (incld makan siang di cruise + kayaking). Suasana dermaga saat itu sangat ramai dengan turis dari manca negara yang sedang menunggu untuk diberangkatkan ke kapal dan mereka yang baru saja kembali dari Teluk Ha Long. Tidak heran karena Ha Long Bay merupakan tujuan wisata favorit dan populer di Vietnam apalagi setelah ditetapkan sebagai salah satu New 7 Wonders of Nature tahun lalu bersama 6 site lain di dunia (salah satunya Pulau Komodo di Indonesia). Belum afdol kayaknya kalau sudah ke Vietnam tidak mampir ke kota Ha Long untuk merasakan sensasinya. 
Aku sendiri bermimpi untuk dapat kemari dan  mimpi itu akhirnya dapat terwujud. Thank’s Allah...!

Beberapa penumpang yang sudah membeli paket 1 Day tour diturunkan sopir di gate 3. Kok aku gak diminta turun?. Bus melaju lagi ke gate 6 yang cukup jauh. Aku tanya sopirnya kenapa aku gak diturunkan, dia jawab dg Vielish (vietnam english) "Kamu nanti turun di depan". Saya belum paham betul tapi okelah... Sampai di gate terakhir seluruh penumpang diturunkan. Aku lalu diarahkan ke sopir taxi.  Seorang calo tiket mendekat menawarkan taxi & paket Halong dgn bhs ngik ngok bikin tensi mulai menggelegak. Aku mulai paham, mereka mau ngerjain nih. Aku temuin sopir, why me? Dia bilang dlm bhs Inggeris broken "kamu turun disini saja karena cuma bayar ongkos bus ke sini..." 

Haaaa...?! Astagaaa...aku mulai sedikit panik dan kesal. Maka meluncurlah kalimat2 bijak dari mulutku. Kalimat mix Inggeris-Indonesia, Makassar plus tensi sedang. Kata-kata yang amat kuingat : "you say i pay bus only?? Sialan lu..hei men, i pay twenty five dollars and you say i paid for bus. You mau tipu saya..scam?, listen ya dont say bullshit ! Remember, DONT SAY BULLSHIT, BLAMMA!!!"


"Mana tour guidenya, where is tour guide ? aku ingin talking2...i want to talk him" kataku pada petugas agen tur yg ada di luar dermaga. Untunglah bis berikutnya tiba bersama tour guide dari agen travel yang sama. I want to meet the guide tour..please.
Tak berapa lama ktemulah aku dgn tour guide, seorg anak muda gagah dan smart. Aku menyampaikan complaintku dan ...alhamdulillah dia mengerti, aku sudah empot2an, gimana kalo dia gak ngerti juga. Setelah ngobrol sebentar sahaja urusanku clear. aku bergabung dengan rombongan. Slamet deh dr jebakan scam sopir vietkong sialan, uuuh...

Halong Bay i'm coming! 


Rombongan kami kemudian merapat ke dermaga, sebelumnya peserta diabsen lalu dibagikan tiket masing2 oleh eeh lupa nama guide tournya. Nguyen apa gitu..keknya hampir semua org Vietnam pake nama depan Nguyen deh...hihihi




No. 5 From Indonesia with love



Ticketing




Segera setelah kami semua memegang tiket masing-masing, pemandu tur mengajak rombongan menaiki cruise atau junk boat. Penumpang menempati deretan meja makan yang berkapasitas 6 orang. Karena saya sendirian oleh awak saya digabung  semeja dgn sebuah keluarga yang berlima, klop!.
10 menitan dari angkat jangkar awak cruise mulai menyajikan menu makan siang secara bertahap, dimulai dari nasi putih, kacang goreng, tumis tauge, spring roll khas Vietnam, telur orek. Karena laper banget makan terasa nikmat betul...woii syeddaaap ! 
Sambil makan siang kami berlayar melewati beberapa bukit kapur yang menarik, seperti Dog Rock, Incense Burner Rock, Fighting Cock Rock, dan kemudian menuju ke Sung Sot Cave. Setelah itu mengunjungi rumah-rumah terapung yang ditinggali para nelayan setempat, dan juga bermain kayak di daerah sekitar Luon Cave yang tenang. Pemandu wisata membawa kami berkayak melewati tebing-tebing indah di seputar teluk ini, sungguh suatu pengalaman yang mengesankan  

      


Dog Rock
 
   

Fighting Cock Rock


Incence Burner Rock



                                                     
Penduduk Vietnam memiliki kepercayaan bahwa bangsa mereka berasal dari naga. Pada zaman dahulu ketika negara tersebut baru berdiri, bangsa Vietnam harus menghadapi penjajah dari Utara yang menyerang melewati lautan. Untuk melindungi Vietnam, Kaisar Giok mengurum Ibu Naga dan anaknya ke bumi untuk membantu para bangsa tersebut melindungi negaranya. Ibu Naga dan anaknya membakar para musuh dengan api dan mengeluarkan batu zamrud besar sebagai tembok pertahanan. Pada penjajah tersebut akhirnya tenggelam dan dikisahkan beribu-ribu tahun setelah peristiwa itu, batu-batu zamrud tersebut berubah menjadi pulau-pulau dengan berbagai ukuran dan bentuk.

Dikisahkan dalam legenda tersebut bahwa Ibu Naga dan anaknya tidak kembali ke surga, tetapi tinggal di dunia sebagai manusia dan membantu penduduk bercocok tanam, beternak, dan memperluas negara. Untuk mengenang jasa Ibu Naga dan anaknya, penduduk yang hidup di teluk tempat pertemuran terjadi menamakan teluk tersebut Halong, sedangkan teluk di mana anak naga turun disebut sebagai Bai Tu Long (artinya terima kasih kepada anak naga).


Sang Naga turun ke bumi





Di dalam daerah Teluk Halong terdapat beberapa gua yang menjadi tempat wisata, seperti Thien Cung (Gua Istana Surga), Dau Go (Gua Kayu Apung), Sung Sot (Gua Kejutan), dan Tam Cung (Gua Tiga Istana).


Beberapa di antara gua-gua tersebut dihiasi dengan lampu yang membuat bebatuan di dalamnya tampak bercahaya dan menarik. Bebatuan, stalagtit dan stalagmit yang terdapat di dalam gua-gua tersebut terkadang berbentuk seperti binatang atau objek lainnya dan umumnya setiap gua memiliki legenda masing-masing. Sebagai contoh : menurut legenda, Gua Thien Cung merupakan tempat pernikahan seoarang wanita bernama May dengan pangeran naga yang berlangsung selama tujuh hari - tujuh malam. Pernikahan tersebut dirayakan oleh gajah, ular, peri, dan lain sebagainya yang serupa dengan bentuk batu-batu di dalam gua.



Suasana di dalam junk boat/cruise




Single Kayaking 

  





solo Kayaking








Cacatan Pejalaran ..

#‎ mau marah2 ke sopir dia gak ngerti bhs Inggeris apalagi bahasa kita.
Tapi sayangkan gak meluapkan kejengkelan..
Pelajarannya ya, kalau lawan bicara kamu bicara pakai bahasa yang kamu nggak ngerti dan dia nggak ngerti bahasa Inggris, apalagi bahasa asli negara kamu, please feel free buat ngomel pakai bahasa kamu sendiri. Supaya lebih puas. Toh kamu mau pakai bahasa Inggris atau bahasa Indonesia, dia tetep aja nggak ngerti. 
Aku ngedumel pake bahasa Indonesia yang dimix dgn bahasa Makassar... PUASSS ! Blamma mentong !


BULLSHIT IN HALONG ! BULLSHIT IN HALONG ! Reviewed by Sofyan Saleh on April 26, 2017 Rating: 5

Tidak ada komentar

Disqus Shortname

theme-daddy

Comments System

[blogger][disqus][facebook]

Travel everywhere!