CIWIDEY, Zwavel Ontgining

                     

Apa yang terlintas ketika mendengar kata “Bandung Selatan”? Mungkin sebagian ada yang langsung teringat dengan Kawah Putih, Situ Patenggang, Rancaupas, Situ Cileunca, Pangalengan, Ciwidey, touring, kemping, kebun teh. 

Bandung Selatan, memang merupakan destinasi wisata yang cukup terkenal semenjak dahulu kala. Bahkan konon dari masa penjajahan Belanda, kawasan Selatan Bandung merupakan area perkebunan teh sekaligus tempat peristirahatan bagi bangsawan-bangsawan Belanda. Setelah masa kemerdekaan, banyak lokasi-lokasi yang kemudian dikelola dan dibuka untuk kepentingan wisata umum.
From Anggrek Jingga to Ciwidey,  Nyook kita berangkat...!


Dari Tangerang sampai keluar tol Soreang kondisi lalulintas lancar saja. Namun ketika memasuki alur menuju lokasi wisata di Ciwidey dan Rancabali, Kabupaten Bandung, terjadi macet parah hingga 10 kilometer. Kepadatan arus lalu lintas terjadi sejak sekitar pukul 09.00 WIB.

Tersendatnya arus lalu lintas disebabkan banyaknya kendaraan yang menuju tempat wisata dan adanya acara karnaval tujuh belasan di alun-alun. Ketidakdsiplinan pengguna motor dan angkot yang mengambil jalur berlawanan yang kemudian memperparah arus lalu lintas.



KAWAH PUTIH

Kawah Putih yang anda lihat saat ini sebenarnya adalah kawah Gunung Patuha. Namun, nama tersebut ternyata kalah populer. Banyak wisatawan yang datang lebih mengenal dengan nama Kawah Putih Bandung karena memang tanah dan airnya berwarna putih. Gunung Patuha di daerah Bandung Selatan dianggap oleh masyarakat sekitar Ciwidey sebagai gunung tertua. Nama Patuha konon berasal dari kata Pak Tua (Sepuh), sehingga masyarakat setempat juga sering menyebutnya Gunung Sepuh. Lebih dari seabad yang lalu, Puncak Gunung Patuha dianggap angker oleh masyarakat setempat sehingga tak seorangpun berani menginjakkan kaki, oleh karena itu keberadaan dan keindahan alamnya pada saat tersebut tidak diketahui orang.
Pada tahun 1837, seorang Belanda peranakan Jerman bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn (1809 – 1864) mengadakan perjalanan ke Bandung Selatan. Ketika sampai di kawasan tersebut, Junghuhn merasakan suasana yang sangat sunyi dan sepi. Tak seekor binatang pun melintas di situ. Ia kemudian menanyakan kepada penduduk setempat, dan menurut masyarakat, kawasan puncak Gunung Patuha sangat angker karena dianggap tempat bersemayamnya arwah para leluhur serta pusat kerajaan bangsa jin. Karenany bila ada burung yang lancang terbang melintasi daerah tersebut akan jatuh dan mati. Meskipun demikian, orang Belanda yang satu ini tidak begitu percaya akan ucapan masyarakat. Ia kemudian melanjutkan perjalanannya menembus hutan belantara di gunung itu untuk membuktikan kejadian apa yang sebenarnya terjadi di kawasan tersebut. Namun sebelum sampai di puncak gunung, Junghuhn tertegun menyaksikan pesona alam yang begitu indah di hadapannya, dimana terhampar sebuah danau yang cukup luas dengan air berwarna putih kehijauan. Dari dalam danau itu keluar semburan lava serta bau belerang yang menusuk hidung. Dan terjawablah sudah mengapa burung-burung tidak mau terbang melintasi kawasan tersebut. 

 


Memasuki area tempat wisata ini, wisatawan akan diantar menuju kawasan utamanya dengan Ontang anting. Kendaraan ini adalah angkutan yang dimodifikasi pihak pengelola untuk menuju pintu masuk. Hal ini menjadi keunikan tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke objek wisata ini.

Harga tiket masuk Kawah Putih Ciwidey Bandung sudah termasuk tarif naik Ontang-anting dan tiket terusan ke wahana. Menaiki kendaraan ini, wisatawan dapat menikmati udara segar dari kawasan yang masih murni. Sepanjang jalan akan terlihat hutan alami khas pegunungan.

RANCAUPAS

Dahulu Rancaupas hanya merupakan bumi perkemahan yang lebih sering digunakan sebagai acara-acara kampus atau organisai atau pun institut, kini lebih dibenahi agar bisa dinikmati oleh keluarga dengan penambahan sarana outbound, glamping dan tempat penangkaran rusa serta penataan di sekitar danau pun membuat panorama makin indah dan instagramable. 

Kawasan Ciwidey, karena berada dekat dengan gunung purba menjadikan daerah ini pun memiliki beberapa sumber mata air panas. Sumber mata air panas ini telah dimanfaatkan oleh warga sekitar semenjak lama. Karena suhu udara di Ciwidey yang cukup dingin, maka lama kelamaan, sumber-sumber air panas ini kemudian dikelola dan dikembangkan menjadi objek wisata pemandian air panas sederhana.


Bumi Perkemahan Ranca Upas kini lebih dikenal dengan nama Rancaupas Smart Camp Adventure atau Kampung Cai, dan Kebun petik strawberry.  Penangkaran rusa yang ada di Ranca Upas ini terletak di Jl. Raya Ciwidey Patenggang KM. 11, Alam Endah, Ciwidey yang masih masuk wilayah Bandung Barat, Jawa Barat.

Untuk jarak yang perlu Anda tempuh adalah sekitar 50 km dari Kota Bandung dan bisa ditempuh menggunakan mobil dengan waktu kurang lebih 1,5 sampai 2 jam, kalau tidak macet hahah...

Harga tiket masuk wisata ini, Anda hanya perlu mengeluarkan budget sebesar Rp 20.000,- per orang. Harga tiket tersebut bukan hanya untuk masuk ke penangkaran saja. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Ranca Upas  juga memiliki spot wisata yang tidak kalah menarik lainnya. Ranca Upas buka setiap hari, mulai pukul 07.00 dan akan tutup pada sore hari tepatnya pada pukul 16.00 WIB



 


PERKEBUNAN TEH RANCABALI

Kebun teh Rancabali sebenarnya bukanlah sebuah tempat wisata. Sesuai dengan namanya, kawasan ini adalah sebuah perkebunan teh yang berada pada ketinggian hingga 1.628 meter dari atas permukaan laut.

Dengan ketinggian tersebut, tidak heran jika perkebunan teh ini memiliki panorama alam yang sangat indah bak permadani.





    



Untuk Anda yang menyukai wisata alam, pasti akan menyukai pemandangan perkebunan teh yang indah tersebut. menyaksikan hamparan pohon teh yang indah dengan ditemani udara yang sangat sejuk dan menenangkan.

Datang ke tempat wisata ini akan merasakan kedamaian yang luar biasa. Nah, untuk rute menuju ke kawasan Rancabali sendiri bisa dikatakan cukup mudah. Jika Anda datang dari Jakarta dan Anda melewati tol Cipularang, maka Anda nantinya bisa keluar melalui pintu tol Kopo Bandung.

Dari pintu tol ini Anda bisa menuju ke arah selatan menuju kecamatan Soreang. Dari Soreang Anda bisa lurus saja sampai menemukan kawasan Ciwidey dan ikuti arah Situ Patenggang.

Tiket masuk kawasan hanya Rp 10.000/orang.





"Hidup cuma sekali, jangan menua tanpa arti" (Ridwan Kamil)

E N D

CIWIDEY, Zwavel Ontgining CIWIDEY, Zwavel Ontgining Reviewed by Sofyan Saleh on September 24, 2022 Rating: 5

Tidak ada komentar

Disqus Shortname

theme-daddy

Comments System

[blogger][disqus][facebook]

Travel everywhere!